Memotong Kuku

Memotong Kuku
Dipublikasikan pada 16 Oktober 2018 di URL https://www.give.web.id/tutur-kata/2018/10/16/Memotong-Kuku.html
         

Hai Sahabat Give,

Saat ini, kita akan merenungkan satu hal mengenai: Memotong Kuku

--------------------

Keadaan di sebuah desa pelosok sering ketinggalan fasilitas, seperti halnya listrik yang berfungsi sebagai penerangan rumah, jalan, dan kebutuhan kehidupan sehari-hari. Maka tidak mengherankan keadaan pelosok desa selalu gelap gulita. Untuk itu, warga pun memanfaatkan penerangan buatan seperti lampu minyak tanah atau minyak jarak, oncor yang dibuat dari bambu dan sabut kelapa. Sedikit modern jika menggunakan lampu petromaks ataupun lilin.

Sangat memprihatinkan, dan merepotkan, contohnya saja, jika menjelang malam mereka hanya menggunakan lampu penerangan kecil, dan jumlahnya pun tidak banyak, sehingga bisa jadi 1 alat penerangan digunakan bergantian dari ruangan satu ke ruangan yang lain.

Karena keadaan yang seperti itu maka masyarakat pelosok desa memiliki satu kepercayaan dan larangan, bahwa anak muda dilarang memotong kuku di waktu malam hari, karena bisa berakibat ketika sudah dewasa nanti akan melupakan orangtuanya.

Mengapa masyarakat desa melarang anak-anak muda memotong kuku di waktu malam hari bisa menyebabkan ketika dewasa nanti mereka akan melupakan orangtuanya?

Apa hubungannya malam hari dan melupakan orang tua? Lalu apa pula hubungan memotong kuku dengan melupakan orang tua?

Sahabat, pasti ada pelajaran yang bisa kita petik dari peristiwa pelarangan memotong kuku di waktu malam hari tersebut.

Jika kita berpikir secara logika, maka sudah pasti larangan memotong kuku di waktu malam itu karena berbahaya. Terlebih di pelosok desa yang keadaannya gelap gulita karena minimnya penerangan akibat listrik belum masuk desa.

Jika nekat memotong kuku, pasti akan menimbulkan luka, dan berbahaya bagi kesehatan, terlebih alat pemotong kuku warga pelosok desa itu tidak seperti yang kita gunakan saat ini. Mereka memotong kuku dengan menggunakan pisau dapur ataupun pisau untuk mencari rumput pakan ternak. Jadi, wajar jika memotong kuku di malam hari itu dilarang dengan alasan keselamatan dan kesehatan.

Kata-kata bijak yang bisa kita renungkan dengan kondisi ini adalah, "Selalu mendekatlah kepada alasan yang baik, sebelum hari menjadi gelap, dan kakimu bisa tersandung di atas bukit yang diliputi senja."

--------------------

Selamat merenungkan!

Jika ada saran dan pertanyaan, silahkan menyampaikannya kepada kamimengirimkan pesan WhatsApp ke +62811828324 atau email ke [email protected].


give,berbagi,kasih,share,sharing,donasi,bantuan,bantu,komunitas,buku,anak,asuh,cinta,sayang,empati,simpati,indonesia,java,jawa,sunda,sumatra,sumatera,borneo,kalimantan,sulawesi,maluku,ambon,bali,bugis,makassar,toraja,mamuju,palu,poso,soppeng,selayar,gunungkidul,gunung,kidul,cilacap,purwokerto,sokaraja,kebumen,kulonprogo,bantul,sleman,bandarlampung,bandar,lampung,cianjur,sukabumi,ciawi,bogor,bandung,kopeng,salatiga,pati,ungaran,solo,surakarta,jogja,yogyakarta,klaten,wonogiri,radio,siaran,sunda,burung,manuk,koreak,kokoh,bakoh,Memotong,Kuku,potong,memotong,kuku,bahaya,gelap,malam,luka,lupa,melupakan,kepercayaan,percaya,dark,night,nail,cut,cutting,pisau,keselamatan,kesehatan,alasan,baik,artinya suara manuk burung koreak asli sunda jawa barat adalah,apa arti kata kokoh bakoh,baju hijau warna ungu terong