Duduk Di Tengah Pintu

Duduk Di Tengah Pintu
Dipublikasikan pada 24 Oktober 2018 di URL https://www.give.web.id/tutur-kata/2018/10/24/Duduk-Di-Tengah-Pintu.html
         

Hai Sahabat Give,

Saat ini, kita akan merenungkan satu hal mengenai: Duduk Di Tengah Pintu

--------------------

Diceritakan ada sebuah rumah yang di dalamnya terdapat perempuan sedang terlihat menunduk, wajahnya bersedih, tatapan matanya terkadang menerawang ke atas langit yang biru.

Banyak orang-orang sekitar yang sering memperbincangkan perempuan tadi sering disebut sebagai 'perawan kasep' karena umurnya sudah 20 tahun tetapi belum menikah. Lho?! Umur 20 tahun masih sangat belia sekali, bagaimana bisa disebut sebagai 'perawan kasep' ?

Menurut orang-orang desa, umur 20 tahun itu adalah umur yang sangat tua untuk seorang perempuan menikah. Karena umumnya masyarakat pedesaan menikahkan anaknya di usia 15-18 tahun.

Ternyata, dari kasak-kusuk warga sekitar, perempuan tadi sering makan di tengah pintu rumahnya, sehingga dia menjadi 'perawan kasep'.

Jika kita menghubungkan antara sebutan 'perawan kasep' dengan kebiasaan makan di tengah pintu, sepertinya aneh ya? Justru dari sini muncullah pertanyaan, mengapa? Dan bagaimana bisa kebiasaan itu menyebabkan seorang perempuan harus menyandang sebutan itu?

Sahabat pendengar, jika kita mau mempelajari apa yang disebut sebagai 'perawan kasep' tadi dengan kebiasaan makan di tengah pintu, kita akan bisa memetik informasi yang baik.

Kebiasaan makan di tengah pintu adalah sebuah bentuk kebiasaan yang tidak baik dan tidak sopan. Bagaimana bisa kita enak-enak makan di tengah pintu, lalu orang lain yang hendak melewati pintu itu menjadi terhalang? Atau, apakah Anda akan merasa nyaman, ketika orang lain melihat Anda makan di situ?

Coba kita selaraskan dengan nasehat bijaksana ini, "Janganlah makan atau minum melalui jalan yang telah kau tempuh itu."

Artinya adalah bahwa makan dan minum di jalan tempat kita berlalu lalang itu memang tidak boleh. Karena selain menganggu, juga tidak sopan.

Jadi, yang menyebabkan perempuan disebut sebagai 'perawan kasep' karena belum menikah itu bukan masalah duduk di tengah pintunya, tetapi lebih kepada kebiasaan yang tidak sopan dengan makan dan minum di tengah pintu.

--------------------

Selamat merenungkan!

Jika ada saran dan pertanyaan, silahkan menyampaikannya kepada kamimengirimkan pesan WhatsApp ke +62811828324 atau email ke [email protected].


give,berbagi,kasih,share,sharing,donasi,bantuan,bantu,komunitas,buku,anak,asuh,cinta,sayang,empati,simpati,indonesia,java,jawa,sunda,sumatra,sumatera,borneo,kalimantan,sulawesi,maluku,ambon,bali,bugis,makassar,toraja,mamuju,palu,poso,soppeng,selayar,gunungkidul,gunung,kidul,cilacap,purwokerto,sokaraja,kebumen,kulonprogo,bantul,sleman,bandarlampung,bandar,lampung,cianjur,sukabumi,ciawi,bogor,bandung,kopeng,salatiga,pati,ungaran,solo,surakarta,jogja,yogyakarta,klaten,wonogiri,radio,siaran,sunda,burung,manuk,koreak,kokoh,bakoh,Duduk,Di,Tengah,Pintu,duduk,pintu,wanita,perawan,kasep,tua,makan,minum,tengah,terhalang,nyaman,kebiasaan,sopan,mengganggu,kebiasaan,perempuan,etika,sit,door,eat,drink,artinya suara manuk burung koreak asli sunda jawa barat adalah,apa arti kata kokoh bakoh,baju hijau warna ungu terong